Minggu pagi yang mendung. Setelah sarapan aku sama Husband duduk-duduk santai sambil melihat acara musik di TV. Tiba-tiba Husband nyeletuk
"Beib.. aku pengen beli ikan. Beli yuk.." "Terus dimasak apa ikannya..?" aku mengajukan pertanyaan. "Loh, bukan ikan buat dimasak, tapi ikan dalam aquarium",Husband memperjelas maksudnya.
Hah..??? Ikan di aquarium..?? apa aku gak salah dengar ya, lha wong Husband tuh suka angin-anginan orangnya, masa telaten dia bersihin aquariumnya, ngasih makan tiap hari dan sering-sering ganti airnya.
"Gini loh beib.. menurut fengshui, ikan yang gerak-gerak itu bagus untuk menyeimbangkan energi chi di dalam rumah." tambah Husband. Waduh sejak kapan Husband mempelajari fengshui segala ya..
"Trus ntar siapa yang ganti airnya?? sapa yang bersihin kaca aquariumnya?? terus sapa yang ngasih makan ikannya..?? Aku nggak mau lho ya.." aku nanya ke Husband lagi. "Ya nanti aku yang bersihin, pokoknya aku yang rawat dech. Aku kan yang pengen" Berhubung kata-kata Husband ini meyakinkan, aku setuju saja ide untuk beli ikan ini.
Akhirnya walaupun gerimis, kami berdua berangkat juga ke toko ikan hias yang juga menjual aquarium. Setelah memilih aquarium yang kecil, karena kalau besar takutnya males bersihin, trus milih-milih aksesoris aquarium, batu alam buat dasar, dan tentu saja milih ikannya. Akhirnya sambil hujan-hujan kami pulang kerumah. Wah ternyata eforia membeli ikan ini seru juga loh.. Gembira gitu rasanya.. :-D
Beberapa bulan sudah berlalu dari minggu pagi yang mendung itu, dan sekarang Husband memang rajin memberi makan ikan tiap pagi dan sore hari. Kadang aku juga ngasih makan ikan. Tetapi ternyata dugaanku benar. Husband tuh males banget bersihin aquariumnya. Kalau ganti airnya paling cuman diganti separuh saja, tidak pernah mencuci aquariumnya... Huuhhh...
"Beib.. Kasihan ikanmu loh.. masa dia harus berendam sama e'eknya.. keracunan ntar" aku pernah bilang gitu sama Husband.Tapi nggak ngefek tuh, tetep aja males. Dan karena aku sangat berempati sama ikan-ikan dalam aquarium itu, aku bayangin kalau aku harus berendam di air yang kotor.. iiyyyyeeeekkk.. jijay banget kan.. Akupun membersihkan aquarium Husband.. Huaaaaa...!!! Sebel.. Sebel.. Sebel..!!! Aku yang nyuci aquarium, nyuci tanaman aksesorisnya, nyuci batu-batunya, dan tentu saja mengganti airnya... Duh.. padahal karena rasa cintaku yang sangat besar sama binatang makanya aku tidak memelihara binatang, karena aku males dengan ritual membersihkan itu. Kan kasihan binatangnya kalau tidak terawat. Tapi karena aquarium Husband akhirnya aku harus melakukan ritual membersihkan ini. Sampai kapan..??? mungkin sampai aquarium ini pindah ke tangan orang lain.. hehehe... apakah sudah terdengar seperti ancaman..???? ;-)